Investasi Adalah, Contoh Dan Tujuan Investasi

Daftar Isi
Investasi adalah contoh dan tujuan investasi
Investasi adalah contoh dan tujuan investasi
Selamat datang di Biaperi Blog.

Definisi Investasi Adalah

“Menanamkan uang atau modal ke dalam suatu perusahaan atau pun proyek dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.”

Arti investasi bersumber pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah

"Penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan"

Investasi bersumber pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Apa itu Investasi?
Investasi adalah penanaman modal, biasanya dalam jangka panjang untuk pengadaan aktiva lengkap atau pembelian saham-saham (sekuritas) dan surat berharga (bilyet) lain untuk memperoleh keuntungan.

Dengan sebab adanya keinginan untuk menerima profit di kemudian hari inilah investasi dikatakan sebagai penanaman modal.

Istilah investasi diambil dari kata dalam bahasa Itali, yaitu investire yang artinya menggunakan atau mengaplikasikan. Lazimnya, uang atau aset yang ditanamkan oleh seorang pemberi modal akan dioptimalkan oleh badan atau pihak yang mengelola. Profit dari hasil pengembangannya itu nantinya akan dibagikan terhadap pemberi modal sebagai imbal balik yang layak dengan ketetapan antara kedua belah pihak.

Secara ekonomi, dalam investasi, pemberi modal akan membeli sesuatu yang tak akan dipergunakan dengan segera. Sesuatu yang dibeli tersebut disimpan sebagai harta yang sudah melalui masa tertentu yang bisa mengalami perubahan nilai.

Investasi tak senantiasa akan menciptakan profit. Tapi juga terdapat risiko kerugian dalam berinvestasi ini. Karenanya, penting sekali memahami macam-macam investasi dan risikonya.

Contoh model Investasi

Nafi membeli 1 gram emas batangan seharga Rp800.000 per gram pada tahun 2015. Emas itu disimpan di brankas miliknya. Sesudah 5 tahun, harga emas per gram meningkat menjadi Rp1.300.000 per gram. Nafi kemudian menjual emas tersebut dan menerima profit Rp500.000 per gram.

Perbuatan Nafi membeli emas pada tahun 2015 inilah yang disebut sebagai investasi. Profit sebesar Rp500.000 dari selisih nilai beli itu disebut profit.

Tujuan Investasi Adalah

Tujuan Investasi
Tujuan Investasi
Berikut tujuan penting dari investasi:
  • Mengurangi tekanan inflasi
  • Menyusun dan mengendalikan uang untuk suatu keperluan khusus, misalnya seperti keperluan sosial, keperluan ekspansi, dan lainnya
  • Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih pantas dan mapan di masa depan.
  • Bermanfaat untuk mengoptimalkan usaha
  • Untuk menerima penghasilan dengan konsisten
  • Mendapat jaminan dalam bisnis
  • Investasi bisa dipergunakan untuk menjaga relasi antar perusahaan
  • Berpartisipasi dalam pembangunan negara.

Wujud Investasi Adalah

Sesudah mengenal macam-macam investasi, deretan tipe investasi itu juga dikelompokan ke dalam dua wujud yang berbeda, yakni:
  1. Investasi Aktiva Riil: Investasi ini dijalankan oleh seseorang baik dalam wujud yang kelihatan ataupun yang tidak kelihatan, seperti investasi tanah, investasi logam, investasi properti, dan lain-lain.
  2. Investasi Aktiva Finansial: Investasi aktiva finansial dijalankan oleh pemberi modal sebagai wujud sekuritas. Semisal investasi deposito dan saham. 

Macam-macam Investasi

Macam-macam Investasi
Macam-macam Investasi
Banyak sekali macam investasi yang ada sekarang ini diantaranya yaitu:
  • Investasi Syariah
  • Investasi Properti
  • Investasi Saham
  • Investasi Valuta Asing
  • Investasi Deposit
  • Investasi Cryptocurrency
  • Investasi Reksa uang
  • Investasi Obligasi
  • Investasi Emas
  • dan sebagainya.

Macam-macam Investasi Menurut Jangka Waktu

Terdapat 2 macam investasi yang diklasifikasikan menurut jangka waktunya, yaitu:
  1. Investasi Jangka Pendek
    Investasi jangka pendek adalah investasi yang memungkinkan kita untuk menerima profit kurang dari 3 tahun dan bisa segera kita konversikan dengan uang atau jual. Tapi, mesti diingat kalau investasi jangka pendek ini memberikan return yang lebih kecil sehingga pantas untuk memenuhi keperluan dalam waktu dekat. Model dari investasi jangka pendek ini yaitu obligasi jangka pendek, pasar saham, akta deposito.

  2. Investasi Jangka Panjang
    Investasi jangka panjang adalah investasi yang memerlukan waktu lebih dari 3 tahun untuk menerima profit. Kita bisa merasakan hasil dari investasi ini dalam 5 tahun, belasan tahun, sampai puluhan tahun yang akan datang. Return yang diciptakan oleh investasi jangka panjang tentu lebih besar jika diperbandingkan dengan investasi jangka pendek.

    Investasi tipe ini betul-betul layak bagi kita yang memerlukan tabungan untuk kebutuhan di masa depan seperti uang sekolah, uang keperluan nikah, uang pensiun, dan lain sebagainya. Model dari investasi jangka panjang ini yaitu investasi saham dan investasi emas.

Metode Investasi

Kalau dahulu investasi mewajibkan untuk menjalankan administrasi yang kompleks, dikala ini investasi bisa dijalankan secara gampang dan dengan biaya murah. Cuma dengan berbekal telepon pintar, kita bisa menjalankan investasi melewati produk-produk pembelian investasi di marketplace dengan membeli Emas dan Reksadana. Nominal untuk investasi malah dapat diawali mulai dari 500 rupiah.

Manfaat Investasi Adalah

Manfaat Investasi
Manfaat Investasi
Investasi punya banyak manfaat bagi pemberi modal. Berikut sebagian manfaat atau kelebihan investasi yang dapat dipetik:
  • Meningkatkan Aset
Hal ini bisa diaplikasikan pada investasi properti seperti pembelian tanah, apartemen atau rumah yang harganya nanti akan terus naik. Peningkatan nilai asetnya tidak diperoleh dalam waktu yang singkat, tetapi butuh waktu yang lama dan butuh kesabaran.
  • Memenuhi Keperluan di Masa Depan
Oleh karena akan banyak keperluan yang tak terduga di masa depan, investasi betul-betul ideal sebagai sarana pemenuhan keperluan yang dapat menyokong masa depan. Investasi di masa kini bertujuan untuk mendorong dan menunjang kehidupan di masa depan sebab nilainya pasti akan naik.
  • Gaya Hidup Hemat
Dengan investasi seseorang akan mencoba berprilaku hidup hemat untuk konsisten dalam berinvestasi, pada hasilnya orang tersebut akan menghindari membeli hal-hal yang tak mendesak dan berwatak lebih ekonomis. 
  • Menghindari Utang
Dengan menjalani gaya hidup yang hemat, seseorang akan dapat menghindari utang. Orang-orang yang mempunyai niat untuk investasi akan menghindari utang dan lebih memilih hidup hemat untuk mengoreksi kondisi ekonomi.

Risiko Investasi

Risiko Investasi
Risiko Investasi
Investasi mempunyai banyak manfaat, tetapi investasi juga tentu memiliki sejumlah risiko yang mesti diwaspadai oleh pemberi modal. Diantaranya yaitu:
  1. Liquidity Risk
  2. Business Risk
  3. Country Risk
  4. Exchange Risk
  5. Financial Risk
Elemen yang Memberi Pengaruh pada Laju Investasi, yaitu:
  1. Infrastruktur
  2. Nilai inflasi
  3. Nilai suku bunga
  4. Terjadinya perubahan tingkat atau nilai tukar

Hal-hal yang Wajib Dilihat Dalam Berinvestasi

Bila mau investasi kita sukses, berikut ini sebagian hal penting yang wajib dilihat:
  • Jangan mengerjakan investasi dengan tergesa-gesa dan mesti disertai dengan pemahaman atau riset yang mendalam, termasuk mengenai obyek investasi yang paling potensial untuk dipilih.
  • Tidak berperilaku spekulatif.
  • Penting untuk menetapkan jangka waktu investasi.
  • Mengenal dan mengevaluasi jumlah modal yang dapat disiapkan.
  • Memahami risiko yang dapat terjadi sebagai pemberi modal dan tipe investasi yang dipilih.

Penutup

Demikianlah artikel mengenai definisi investasi, contoh, dan tujuan investasi yang bisa kami uraikan. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar